Sebelum adanya Bumi, Bulan maupun Matahari. Alam semesta yang kita tinggali pada awalnya berbentuk padat juga bersuhu panas, karena berbagai unsur dan proses tertentu maka terjadilah dentuman/ledakan besar. Dentuman tersebut kemudian menghasilkan planet-planet dan benda angkasa baru, termasuk Bumi. Satu-satunya planet yang di huni oleh Manusia. Bermiliar-miliar tahun setelah dentuman itu terjadi, alam semesta-pun terus mengembang. Setiap galaksi saling berjauhan, entah akan berlangsung sampai kapan, tak ada yang tahu. Pada perkembangannya, Manusia-pun mulai mengenal dimensi. Sederhananya, "dimensi awal" adalah sejumlah aspek berbeda dari realitas yang menjelaskan panjang, lebar, dan kedalaman dari suatu objek. Jika di persempit kembali maka akan mengerucut pada kesimpulan adanya 3 dimensi awal yang di wakili oleh Panjang, Lebar dan kedalaman. Tidak hanya sampai disitu, dengan daya pikir yang di miliki oleh seorang Manusia. Mereka pun mampu mengobservasi segala fenomena yan...